July 11, 2016

Movie Review - Sabtu Bersama Bapak

IMG : Lipstik TV

Bukunya sih waktu itu udah gua beli, cuma pada akhirnya gak kebaca karena kesibukan gua menekuni profesi melamun. Sabtu Bersama Bapak sepertinya memiliki sedikit kesamaan dengan Kuch Kuch Hota Hai, dimana seorang anak yang ditinggal meninggal salah satu sosok orang tuanya, namun masih bisa menemuinya melalui media video. Jika yang film India itu yang meninggal ibunya, di film ini yang meninggal bapaknya.

Jadi... sebagaimana yang diceritakan oleh nasib, tersebutlah dua anak bernama Satya dan Saka yang ditinggal meninggal oleh bapaknya. Namun karena sang bapak tidak mau kedua anak-anaknya hidup tanpa bimbingan dari bapaknya, maka dibuatlah berbagai video yang merekam sang bapak memberikan berbagai nasehat dan petuah kepada anak-anaknya, yang akan membantu mereka dalam mengarungi kerasnya kehidupan di bumi pertiwi ini. Dan sejak kecil hingga dewasa rekaman-rekaman ceramah sang bapak menemani mereka sampai menjadi pribadi yang sukses, atau setidaknya seperti itu.

Boleh dibilang plot di atas pada kenyataannya bukanlah sebuah kisah utama. Karena yang akan anda saksikan selama film ini berlangsung adalah bagaimana kehidupan dari Saka dan MargaSatya ini dalam menerapkan ajaran-ajaran sang bapak. Bagaimana kedua anak ini mengintepretasikan secara personal berbagai ajaran bapak dan menerapkannya dalam kehidupan dewasa mereka.

Secara personal sih gua kurang menyukai film ini dari beberapa aspek, walaupun gua sendiri menikmatinya. Aspek pertama yang gua kurang suka dari film ini adalah bagaimana film ini lebih memilih untuk menceritakan kehidupan kedua anak tersebut pada saat dewasa sementara sang bapak hadir sebagai pendukung saja. Entah versi novelnya juga demikian atau tidak (karena saya tidak selesai membacanya), sebenarnya akan lebih menarik lagi jika yang disajikan adalah bagaimana hubungan bapak dan anak yang unik ini berlangsung dari kecil hingga dewasa. Bagaimana Satya dan Saka mengintepretasikan pesan-pesan sang bapak dalam kehidupan mereka, yang mana biasanya masing-masing akan memiliki cara pandang berbeda dan bisa saja berujung konflik. Namun karena Tuhan dan Sutradara Monty Tiwa menginginkan hal yang berbeda, saya mah bisa apa atuh.

Aspek kedua adalah tidak semua karakternya berhasil dalam film ini. Saya pribadi lebih merasa karakter Saka yang diperankan oleh Deva Mahendra dan karakter "Neng" yang diperankan oleh Acha Septriasa lebih hidup dan lebih bisa menarik simpati penonton dibandingkan karakter yang lain. Mungkin ini karena kemampuan akting aktornya kali ya yang bagus, sehingga sanggup membuat kedua karakter tersebut memorable.

Aspek Ketiga dan yang mana ini cukup aneh bagi gua secara personal, adalah bagaimana flatnya akting kedua anak-anak dari pasangan Satya dan Neng. Sepanjang film kedua anak tersebut berakting dengan begitu flat, tanpa ekspresi, misterius bahkan sampai gua merasakan mistis. Kedua anak-anak tersebut tidak tampak "hidup" sepanjang film ini. Setiap ada adegan yang melibatkan kedua anak tersebut gua sempat berpikir bahwa kedua anak tersebut adalah hantu. Dan sempat tercipta juga sebuah plot di kepala gua bahwa sebenarnya Si Eneng ini dulu dua kali hamil dan dua kali juga keguguran, dan kenyataan itu tidak bisa diterima oleh pasangan ini sehingga memutuskan untuk menganggap kedua anak tersebut "ada" dan "berkembang". Dan dua jin mencoba mengambil manfaat dari kondisi psikologis Satya dan Neng yang stress itu dan menjelma menjadi kedua anak tersebut... Ngeri ya. Abis mau gimana lagi, gua kepikirannya begitu.

Aspek yang keempat adalah adanya masalah serius pada teknis film ini, khususnya bagian sound dialognya. Gua gak tau, entah kuping gua yang bermasalah atau gimana, namun rasanya sound dialog pada film ini tidak seperti film-film kebanyakan, agak gak jernih gimana gitu khususnya pada adegan-adegan di luar ruangan. Kemudian sinematografi dan format gambar yang disajikan juga khas FTV, sehingga membuat gua seperti sedang menonton FTV di layar besar dan bayar pula.

Namun terlepas dari itu, masih ada beberapa serpihan kebahagiaan yang bisa anda dapatkan ketika menonton film ini. Plot film ini masih bisa anda nikmati dari awal sampai akhir tanpa membuat anda merasa bosan atau jemu. Lalu tokoh Saka yang konyol, dan bagaimana beratnya Neng menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga pasti akan sukses membuat anda menaruh simpati kepada kedua tokoh ini. Dan akhirnya dengan ending yang sanggup membuat kita tersenyum merestui, film ini pun akan berakhir dengan indah. Nggak apa-apa lah untuk anda jadikan pilihan menonton ketika film-film seperti The Conjuring 2, The Legend of Tarzan, Finding  Dory, Now You See Me 2 sudah anda tonton semua.


Score : 5.5 / 10
Note : Tidak ada bukti otentik yang sanggup membuktikan kepada penonton bahwa video-video si Bapak ditonton setiap Sabtu. Tim Gabungan Pencari Fakta harus diturunkan untuk penyelidikan film ini.




regards,

July 10, 2016

Movie Review - The Legend of Tarzan

img: Istimewa

Ini mungkin satu-satunya film Tarzan yang metode penceritaannya berbeda dari seri-seri Tarzan yang sebelumnya, bahkan dari film Tarzan X sendiri. Di sini diceritakan Mas Tarzan sudah kembali keperadaban dan menjadi orang kaya, namun ada satu hal yang akhirnya membuat dia mau gak mau kembali ke kampung halamannya yaitu Hutan Belantara. Oh ya, disini si Mas Tarzan udah nikah dan kawin walaupun belum punya anak, dan pas pulang kampung diajak pula lah istrinya ke kampung, karena ternyata aslinya mereka masih satu kampung, atau seenggaknya satu kecamatan. Alur maju mundur pada film ini karena di film ini sekalian juga diceritakan bagaimana si Tarzan bisa tinggal di hutan, serta bagaimana asal muasal konflik yang terjadi pada film ini.

Rotten Tomatoes entah mengapa memberi skor rendah pada film ini, padahal film masih lumayan bagus, karena mengambil pendekatan yang berbeda. The Legend of Tarzan memang terkesan lebih suram dan gelap, namun hal itu masih bisa diterima. Apalagi konflik pada film ini terkesan logis dan seperti saling berkaitan satu sama lainnya. Atau mungkin karena si Mas Tarzan sendiri yang tampak kurang garang dari segi muka, karena entah mengapa tubuh bagus si Tarzan ini tidak bisa menutup kenyataannya bawah wajahnya masih kurang garang. Justru Margot Robbie yang memerankan Jane malah tampak lebih pas memerankan karakternya. Padahal pas awal-awal gua melihat kehadiran dirinya di film ini, gua pikir film ini akan menjurus ke film porno, secara mukanya "Identik". Namun nyatanya dirinya berhasil memeranan karakter Jane yang berkelas. Justru yang lebih gak penting lagi adalah kehadiran Samuel L. Jackson sebagai George Washington Williams yang tampak sebagai tempelan. Dimana jika karakter dia digantikan dengan orang lain tetap tidak jadi masalah.

Hal yang cukup menarik dari film ini adalah kegemaran sang sutradara untuk mengambil adegan wajah yang over zoom. Sehingga gua kadang agak risih ngeliat muka orang segede gaban memenuhi layar. Namun pengambilan sinematografi yang menampilkan eksotisme hutan pada film ini berhasil memukau penonton dan membuktikan bahwa hutan itu adalah hutan belantara.

Dan sorry untuk Christopher Waltz yang berperan sebagai Leom Rom. Sebagai tokoh antagonis dalam film ini, entah mengapa masih mengingatkan gua akan karakter dia sebagai Colonel Hans Landa dalam film Inglorious Basterds. Karena cara dia berakting hampir sama.

Overall, sebagai sebuah film Musim Panas 2016 yang sebenarnya masih ada hujan-hujannya, The Legend of Tarzan masih bisa diterima sebagai film yang menyenangkan. Setidaknya film ini lebih baik daripada film sequel Independence Day dimana gua malah ingin membunuh umat manusia di film itu dibanding aliennya, karena sangking membosankannya film tersebut.

Score : 7 / 10
Note : Tagline film ini mengingatkan gua akan lagu ini


regards,

July 8, 2016

Ketika Rencana Tidak Bertemu Realisasi


Memang terkadang banyak hal yang terjadi di luar rencana kita. Saat rencana yang sudah dengan matang kita buat namun ternyata berakhir dengan kegagalan. Seperti yang gua alami beberapa hari yang lalu.

Sudah lama gua berencana untuk pergi ke Manggal Dua Mall untuk membeli Blu-ray Writer, Kotak DVD 100 buah dan Blu-rady Disk kosong yang 25 GB sebanyak 50 buah. Gua sudah membulatkan tekat untuk membelinya pada hari senin 4 Juli 2016, pada saat cuti bersama lebaran. Lalu ketika hari yang dinanti tiba, berangkatlah gua bersama adik gua ke Mangga Dua Mall dengan naik kereta. Namun apa yang terjadi sodara-sodara? Setibanya disana banyak toko yang tutup! Ini karena sebagian besar toko pada tutup untuk libur lebaran. Alhasil semua yang gua ingin beli tidak kebeli semua. Rasanya sangat menyebalkan ketika pulang dengan tangan hampa.

Lalu saat gua sudah berencana pada minggu sore untuk pergi makan di salah satu restoran dengan menggunakan voucher. Lalu pas sampe di restorannya ternyata mereka tutup lebih cepat lantaran sudah sold out.

Rasanya memang sangat menyebalkan sekali ketika semua rencana kita gagal saat dijalankan. Dan sampai sekarang masih bingung juga pelajaran apa yang bisa diambil dari kejadian ini. Apa pelajaran mengenai "Berserah Kepada Tuhan"?




regards,

July 5, 2016

Photo Expo : Mangga Dua Mall


Taken By : Lumia 950 XL
 
Menyebalkan itu adalah ketika jauh-jauh ke Mangga Dua Mall, dan barang-barang yang dicari gak dapet karena sebagian besar toko pada tutup musim lebaran.
[My Instagram]







regards,

June 30, 2016

Photo Expo : Sore di Setiabudi

Taken by : Lumia 950 XL

Menunggu makanan tiba sambil menikmati pemandangan jalan di sore hari.
[My Instagram]




regards,

June 25, 2016

My Diary With Garda Mobile Medcare

img:asuransiastra.com/service/garda-mobile/medcare
Jurnalku ketika menggunakan Garda Mobile Medcare
 
Rabu
Seperti biasa, aku terbangun dengan alarm yang berbunyi nyaring. Aku siap untuk memulai hariku di hari ini. Walaupun entah mengapa badan terasa berat dan tidak segar namun aku tidak mempedulikannya. Aku bergegas ke kamar mandi untuk mandi pagi dan bersiap ke kantor.

Pekerjaan di kantor menumpuk banyak. Aku menghabiskan waktuku bekerja seharian dan hanya berhenti pada saat makan siang saja. Setelah itu, tubuh dan pikiranku kembali fokus untuk bekerja. Dan begitu mendekati pukul 7 malam, aku menyelesaikan pekerjaanku dan kembali pulang.

Rasanya lelah sekali, dan tubuhku terasa lemas sekali. Setelah makan malam, aku pun langsung tergeletak tidur tak berdaya.


Kamis
Entah mengapa badanku terasa sangat lemah sekali. Pagi ini semua terasa tidak baik-baik saja. Ketika alarm berbunyi, aku merasa kurang segar untuk memulai hari. Namun karena banyaknya pekerjaan yang harus aku selesaikan maka aku memaksakan diri untuk pergi ke kamar mandi dan bersiap-siap diri.

Hari ini aku benar-benar payah. Seluruh pekerjaanku tidak ada yang terselesaikan dengan baik, dan hal itu diperhatikan oleh atasanku. Pada sore hari dia memanggilku ke ruangan untuk berbicara empat mata. Sebuah saran keluar dari mulut bijaknya; dia paham bahwa aku terlalu memforsir tubuhku untuk bekerja hingga akhirnya aku lupa bahagia. Bekerja terlalu keras ternyata bukanlah model prestasi yang diinginkan oleh atasanku, ia menginginkan aku untuk bekerja "cerdas". Dan akhirnya ia menyuruhku untuk mengambil cuti selama satu hari.


Jumat
Tak ada alarm yang membangunkanku. Mataku terbuka pada pagi hari sekitar pukul 9. Tubuhku masih tidak menunjukkan tanda-tanda penyembuhan. Hari ini aku cuti, seperti yang disarankan oleh atasanku. Setelah menyantap sarapan bubur ayam yang aku beli dari depan kosan tempat aku tinggal, aku memutuskan untuk memeriksakan diriku ke dokter.

Siang hari ini udara tidak panas, awan-awan tebal menutupi Jakarta ketika aku tiba di rumah sakit. Di sana aku sudah membuat janji untuk bertemu dengan dokter umum, dan ketika sampai di sana, aku hanya menunggu sekitar 10 menit sampai sang suster memanggil aku untuk bertemu dengan dokter.

Hasilnya ternyata aku mengalami kelelahan dan kekurangan nutrisi. Dokter menyarankan untuk tidak terlalu keras bekerja dan mulai memperhatikan pola makan. Aku juga disarankan untuk memulai gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makan bergizi serta mulai berolahraga. Setelah konsultasi berakhir, aku kembali dengan sekantong obat yang diberikan dokter. Aku kembali ke kosan dan beristirahat.


Minggu
Aku sedang berkumpul dengan teman-teman di sebuah restoran sekitar Menteng sembari makan siang. Kami berbincang macam-macam hal sampai secara ajaib, topik mengenai hidup sehat dibahas. Aku menanggapinya dengan antusias. Aku bercerita bahwa beberapa hari yang lalu aku mengalami badan lemas sampai akhirnya harus ke dokter, dan aku disuruh untuk memulai gaya hidup sehat.

Mendengar ceritaku itu, salah satu temanku menyarankan aku untuk men-download aplikasi Garda Mobile Medcare. Dia bilang aplikasi itu bisa membantuku untuk memulai gaya hidup sehat. Tidak perlu waktu lama bagiku untuk mempercayainya, aku langsung mendownload aplikasi milik Asuransi Astra ini sesegera mungkin. Setelah aku cek-cek, ternyata lengkap juga isi aplikasinya. Aku segera melakukan set-up untuk memulai gaya hidup sehatku dengan #Medcare. Mau lihat bagaimana tampilan home-nya? Cek gambar di bawah ini saja.

img: Screenshot from my phone


Senin
Aku memulai gaya hidup sehatku bersama Medcare. Aku sudah mengatur waktu makanku, dan apa saja yang akan aku makan. Aku juga sudah mengatur waktu minum obatku dengan Medcare, agar aku tidak pernah melewatkan waktu minum obatku.

Luas biasa! Ternyata hari ini aku bisa minum 10 gelas air mineral. Sebelumnya aku minum air mineral tidak akan pernah lebih dari 6 gelas. Hal ini karena aku minum ketika aku haus saja, bukan karena aku ingin menjaga tubuhku agar selalu terhidrasi dengan baik. Tidak hanya itu, jadwal makan dan minum obatku juga teratur berkat reminder yang senantiasa mengingatkan aku untuk selalu tepat waktu.

img: from my phone

Hari ini pun aku mulai untuk bekerja dengan cerdas, dimana aku mencoba untuk tidak terlalu ngoyo bekerja dan mulai melakukan skala prioritas pada pekerjaanku. Dengan begini aku bisa mengetahui mana saja pekerjaan yang bisa aku selesaikan hari ini sebelum jam 5 sore, dan mana saja yang bisa aku kerjakan besok. Dengan menerapkan metode ini, aku sekarang bisa pulang setiap jam 5 sore, dan rasanya sangat bahagia sekali. Karena kenapa? Dengan begini aku bisa menikmati waktu santai lebih lama, dan rencananya akan aku isi dengan berolahraga.


Rabu
Hari ini aku sudah memantabkan niatku untuk berolahraga. Namun karena di daerah tempat aku tinggal tidak ada sarana olahraga yang memadai, maka aku memutuskan untuk pergi ke gym saja. Aku ingat, bahwa di aplikasi Medacare ada fitur “Near Me”, dimana aku bisa menemukan lokasi gym yang terdekat denganku. Langsung saja aku klik pilihan “Gymnasium” dan dalam waktu singkat aplikasi itu memberikan puluhan tempat gym yang terdekat denganku. Aku memilih Celebrity Fitness Kota Kasablanka sebagai gym tujuanku, karena gym ini jaraknya lumayan dekat dengan kosan aku.

Setibanya disana, aku langsung mendaftarkan diri untuk menjadi member di sana dan langsung mulai berolahraga. Disini aku baru menyadari bahwa badanku memang sudah terlalu lama tidak diajak olahraga. Kenapa? Karena setelah selesai berolahraga badanku langsung pegal-pegal dan aku kelelahan. Dan setelah satu jam aku disana, aku merapihkan diri untuk kembali ke kosan dan beristirahat.

img: from my phone


Selasa - Minggu Berikutnya
Aku mulai merasakan dampak positif dari gaya hidup sehat yang aku terapkan ini. Efek yang paling jelas adalah aku tidak pernah mudah lelah dan lemas selama bekerja. Entah mengapa aku selalu segar bugar dan fokus dalam bekerja. Setiap bangun pagi, aku merasakan tubuh yang segar dan pikiran yang segar pula. Lalu di kantor, aku bisa menyelesaikan semua pekerjaan yang sudah aku pilah-pilah sebelum jam 5 sore. Lalu setiap pukul 17.10 menit, aplikasi Medcare memberikan reminder untuk pergi olahraga di Celfit Kokas. Aku langsung bersiap-siap diri dan meninggalkan kantorku untuk pergi ke gym.

Kali inipun aku bisa berolahraga tanpa perlu mengalami pegal-pegal dan kelelahan. Tubuhku telah beradaptasi dengan gaya hidupku yang baru ini. Karena pikiran yang masih segar walaupun sudah seharian, aku bisa berolahraga dengan semangat. Angkat beban dan olahraga kardio bisa aku jalankan dengan mudah. Lalu menjelang pukul 7 malam, aku pun bersiap-siap untuk makan malam dan kembali ke kosan. Hari ini benar-benar penuh semangat!


Jumat
Pada pukul 16.45 sore, aplikasi Medcare kesayangku memberikan reminder untuk pergi ke dokter. Memang sebelumnya aku sudah membuat reminder untuk mengingatkan diriku pergi ke dokter pada jumat sore. Dan setelah reminder itu muncul, aku langsung bersiap-siap meninggalkan kantor menuju ke rumah sakit yang sebelumnya aku datangi. Di sana aku kembali bertemu dengan dokter yang sama untuk membahas perkembangan kesehatanku. Seluruh obat yang diberikan sudah aku minum habis berkat Garda Mobile Medcare yang selalu mengingatkan aku untuk minum obat. Dokter pun senang dengan berkembangan dan gaya hidup sehat yang aku jalani.

Hasil dari konsultasi tersebut didapat bahwa kondisi tubuhku sudah sangat membaik, dokter hanya memberikanku vitamin saja sebagai penunjang kesehatanku.


Senin - Minggu Berikutnya
Aku baru ingat bahwa obat maag yang biasa aku minum kalo maag aku kambuh sudah habis. Aku khawatir jika nanti sewaktu-waktu maag aku kambuh, dan aku tidak ada obat peredanya. Tidak perlu menunggu lama, aku langsung mengeluarkan ponselku dan membuka aplikasi Medcareku untuk mencari toko penjual obat terdekat. Aku klik tombol “Near Me” dan dilanjutkan dengan klik tombol “Drug Store” Disana aku langsung menemukan Toko Guardian yang terdekat dengan kosan aku. Langsung saja aku pergi ke sana dan membeli obat maag yang aku butuhkan. Aku agak terkejut juga mengetahui bahwa ada Toko Guardian yang jaraknya sangat dekat dengan kosan aku. Biasanya aku membeli obat di Toko Guardian yang cukup jauh, namun karena ada Medcare, aku jadi bisa mengetahui lokasi Guardian yang lebih dekat.


Sabtu
Aku memutuskan untuk mulai bermain sepeda. Ide ini muncul setelah aku iseng-iseng membaca artikel “10 Manfaat Bermain Sepeda” yang terdapat pada fitur “Knowledge”. Setelah membaca artikel tersebut aku pun langsung tertarik untuk membeli sepeda. Dan sabtu pagi ini, aku awali dengan bermain sepeda.

Menyusuri Jakarta pagi hari ini dengan sepeda rasanya sangat menyenangkan. Udara pagi yang masih segar, matahari yang menyinari dan memberikan kehangatan, serta kondisi jalan yang tidak ramai membuat waktu bersepedaku terasa menyenangkan. Tidak hanya itu, ada banyak manfaat yang bisa aku rasakan setelah bermain sepeda. Diantaranya; stamina tubuhku terjaga, otot-otot kakiku terlatih sehingga menjadi kuat, menurunkan tingkat stress, bikin tubuh rileks dan masih banyak lagi. Aku berjanji untuk selalu bermain sepeda setiap sabtu pagi.




Minggu
Hari ini aku berkunjung ke rumah saudara untuk kumpul keluarga. Dikarenakan aku berasal dari keluarga besar, jadi ada banyak sanak-saudara yang hadir, dan oleh karena itu banyak juga anak-anak yang datang.

Salah satu keponakaku yang masih berusia 7 tahun mendadak terjatuh setelah bermain di luar. Luka yang dialami cukup serius sehingga keluargaku panik. Sudah pasti aku langsung teringat untuk membawanya ke rumah sakit. Segera saja aku membuka aplikasi Medcareku dan mencari rumah sakit terdekat dari rumah saudaraku. Aplikasi ini benar-benar membantu aku menemukan rumah sakit terdekat untuk didatangi. Tidak hanya itu, aplikasi ini dilengkapi dengan peta penunjuk arah, sehingga perjalanan membawa keponakanku ke rumah sakit jadi lebih mudah dan cepat.

Setelah tiba di rumah sakit, aku langsung menyerahkan keponakanku untuk segera diberikan pengobatan yang memadai. Aku duduk menunggu dengan perasaan lega, karena luka yang keponakanku alami sudah ditangani oleh dokter yang kompeten. Setelah selesai, aku membayar biaya pengobatan dan membawa keponakanku kembali ke rumah.

Aku juga jadi berpikir untuk memiliki Asuransi Astra - Garda Medika untuk menjaga diriku agar memiliki kesehatan yang lebih terjamin. Karena di aplikasi Medcare ino juga ada fitur "Garda Medika" yang bisa aku akses untuk memeriksa klaim asuransi kesehatanku. Efisien sekali.

Sedikit bug sempat aku alami ketika menggunakan fitur ini. Terkadang ketika aku ingin mencari kembali daftar rumah sakit terdekat, aplikasi ini tidak mau memunculkan daftar rumah sakitnya. Yang ada hanyalah halaman kosong, padahal ini sangat penting loh dalam keadaan darurat.

img:https://www.asuransiastra.com/service/garda-mobile/medcare


Selasa
Hari ini aku menyadari bahwa sudah cukup lama aku menggunakan aplikasi #GardaMobile Medcare ini. Dan aku menyadari bahwa banyak sekali manfaat dan kebaikan yang aku dapatkan sejak menggunakan aplikasi ini. Mulai dari tubuhku yang semakin bugar dan sehat, mudahnya mencari rumah sakit dan apotek ketika dibutuhkan, bahkan sampai mengatur waktu kerjaku agar tidak selalu bekerja sampai kelelahan. Entah bagaimana kondisi aku jika, tidak ada Medcare dalam hidup aku. Hari-hari yang aku lalui bersama aplikasi ini benar-benar membuat diriku mendefinisikan kembali gaya hidup sehat yang modern dan efisien. Terima kasih #GardaMobile, terima kasih #Medcare karena telah menemani diriku menjalani hidup yang sehat.

#GardaMedika #AsuransiAstra
Sumber-Sumber 
- Asuransiastra.com 
- cosmopolitan.co.id/medcareblogcompetition 
- Aplikasi Garda Mobile Medcare


Note : #2nd Winner for Medcare Blog Competition


Jakarta - 25 Juni 2016
regards,

June 20, 2016

Favorite Quote #11



regards,

June 17, 2016

Hamba Tuhan Ngomong Bangsat


Gua suka kagum loh sama orang yang senantiasa mendekatkan diri sama Tuhan. Hebat aja orang kaya gitu, secara di dunia yang semakin sekuler ini udah semakin sulit menemukan orang-orang yang benar-benar mendekatkan diri sama Tuhan. Inget ya, maksud gua yang benar-benar dekat dengan Tuhan, bukan yang keliatannya dekat dengan Tuhan. Karena entah kenapa sekarang tuh banyak banget orang-orang yang ngaku rajin beribadah dan merasa dekat dengan Tuhan tapi mulutnya masih kaya sampah. Dan itu malah yang bikin gua lebih kagum lagi.

Gua beberapa kali ketemu orang yang rajin ibadah tapi kelakuan aslinya sampah abis. Ngomong negatif mulu sama orang, hobinya ngegosipin orang, seneng banget fitnah orang, ML ama pacarnya padahal nikah juga belom, dan sebagainya dan masih banyak lagi. Dan lucunya orang-orang kaya gitu bisa pergi ke tempat ibadah tanpa merasa malu akan perbuatannya yang telah mereka lakukan selama ini.

Atau gua ketemu orang di facebook yang seneng banget bikin status-status norak dengan konsep menggurui seakan dia adalah bapak dari segala ilmu pengetahuan dan opini di dunia ini. Eneg banget gua kalo baca tiap postingan facebooknya. Kadang-kadang bikin postingan dengan style kalimat “Hamba Tuhan”, tapi nggak jarang juga bikin postingan yang bernada bangsat. Lucunya lagi dia merasa bangga akan hal itu. 

Itulah sebabnya mengapa beberapa orang frontal yang berteman dengan gua di social media gua hide postingannya dari beranda gua. Sehingga ketika tuh orang-orang norak--yang hidupnya seperti katak di bawah tempurung--baru aja update status norak bin arogan terbaru, postingan dia gak akan muncul di news feed gua, yang manakalo sampe kebaca ama gua, kemungkinan akan menyulut emosi gua untuk membalasnya dengan reply-reply nggak kalah nyolotnya. Jadi daripada gua malah berantem, lebih baik gua hide aja update dari orang-orang macam itu, biar kebacanya kalo gua lagi gak sengaja berkunjung ke FB dia, yang mana biasanya umur postingannya udah sehari atau dua hari yang lalu.

Soalnya kenapa? Gua tuh eneg aja sama orang-orang macam begitu. ELU TUH SIAPA, NYET! Kalo emang elu orang bener dan cukup dewasa untuk paham bahwa menghakimi orang, suku, kelompok, agama, fenomena itu bukanlah tugas elo, nggak usah banyak gaya! Elu nggak usah sok-sokan ngurusin dunia seolah elu bertanggung jawab untuk membawa dunia ke jalan yang benar. Urus aja dulu hidup lo sendiri, udah bener belom?!

Atau macam ormas-ormas agama yang bisa membuat kerusuhan sambil menyebut-nyebut nama Tuhan dengan penuh tenaga. Setiap satu kerusakan yang dibuat, nama Tuhan disebut. Semakin banyak kerusakan, kekejaman atau kerugian yang dihasilkan oleh ormas-ormas tersebut, semakin banyak pula jumlah nama Tuhan yang disebut oleh mereka. Dan lucunya, setelah mereka selesai mengganggu kedamaian orang lain, membuat kegaduhan di luar sana, merugikan orang banyak, bikin rusak dimana-mana, mereka akan kembali ke rumah ibadah untuk beribadah.

Dengan melihat berbagai hal diatas, nggak heran kalo terkadang gua lebih menghargai orang-orang yang memang jarang ke rumah ibadah untuk berbagai alasan. Karena kenapa? Karena mereka malah menjadi manusia yang nggak MUNAFIK!
YES! Gua setuju!
Gua gak peduli apapun alasan seseorang untuk tidak rajin beribadah. Namun jika melihat model orang-orang yang gua sebutkan di atas, rasanya orang-orang yang jarang beribadah malah terlihat lebih baik daripada orang-orang munafik itu. Sebab mereka memilih untuk berada di satu sisi, walaupun mereka tahu itu salah. Mereka bukan tipe orang-orang munafik yang rakus. Bukan tipe orang yang menginginkan kepuasan duniawi, tetapi kepuasan surgawi jika tidak ingin dilepas. Mereka orang-orang yang tahu malu dan tahu diri bahwa: “Hidup gua nggak bener, gak usah deh gua sok suci.”

Gua sendiri malah kadang merasa ngeri sama orang munafik yang multitasking ini.
“Mereka rajin ibadah loh, tapi buat dosanya juga rajin. Mereka rajin menyebut nama Tuhan loh, tapi menghakimi ama ngejatuhin orang juga rajin. Orang-orang kaya gini urat malunya dimana ya?”
Bukannya nabi-nabi palsu modelnya kaya gini-gini juga ya? CMIIW.

Jadi buat elo-elo yang mengaku hamba Tuhan, coba elo-elo orang pada mulai ngaca deh. Udah bener belum muka lo di kaca. Udah bener belom tingkah laku lo? Nggak usah deh elu nyebut diri lo Hamba Tuhan kalo kerjaan elu masih ngomongin orang, masih suka bikin status-status norak bernada negatif sok ngajarin, masih suka menghakimi, masih suka ngerusak kedamaian orang lain, masih suka ngomong Bangsat! Karena kenapa cuy? Untuk orang-orang yang “ngerti”, manusia-manusia model kaya elo gini malah dijadikan bahan tertawaan! Elu nggak sadar, dari semua tingkah laku bangsat elu yang elu banggakan itu, ada jutaan orang yang duduk tertawa geli menyaksikannya. Cuma elunya aja yang nggak sadar.

Eh tapi, kalo tuh orang-orang norak pada baca postingan gua yang ini, ntar mereka jadi sadar dong. Terus orang-orang norak bakalan berkurang populasinya. Terus gua jadi gak punya bahan tertawaan lagi dong. Yaaaaaah...

“Jahat lo, El!”



regards,

June 5, 2016

Kesehatan Saya Terjaga Berkat Garda Mobile Medcare


Sumber Gambar : asuransiastra.com/service/garda-mobile/medcare
Saya adalah seorang karyawan dari sebuah perusahaan swasta yang bergerak di bidang ecommerce. Lingkungan perusahaan yang saya geluti ini benar-benar memaksa saya untuk terus aktif bekerja seharian hingga waktu pulang tiba. Tak jarang hal inilah yang akhirnya membuat saya menjadi lupa untuk menjaga kesehatan serta berolahraga. Tak jarang juga akhirnya saya mengalami badan lemas hingga jatuh sakit. Sehingga saya harus berobat ke dokter.

Saat berkonsultasi kepada dokter, diketahui bahwa saya kurang berolahraga dan membiarkan tubuh saya untuk bekerja terlalu keras. Dokterpun menyarankan agar saya mulai mengatur pola hidup sehat supaya kesehatan saya terjaga. Namun bagaimana saya mengatur pola hidup sehat? Karena kesibukan saya dalam pekerjaan sering membuat saya lupa untuk mengatur pola hidup sehat saya. Saya membutuhkan alat yang bisa membantu mengingatkan dan mengatur saya agar menjaga pola hidup sehat di sela-sela aktivitas yang padat.
Tampilan Home Aplikasi Medcare

Setelah mencari-cari sekian lama, akhirnya saya menemukan aplikasi yang bisa membuat saya dapat mengatur pola hidup menjadi lebih sehat dan baik. Nama aplikasi tersebut adalah Garda Mobile Medcare oleh #gardamobile atau bisa disingkat dengan Medcare. Ini adalah aplikasi yang benar-benar menjadi jalan keluar dari kebingungan saya dalam mengatur pola hidup sehat. Bagaimana tidak, di aplikasi ini hampir seluruh hal yang saya butuhkan dalam menjaga kesehatan tersedia sempurna.

Beberapa diantaranya adalah pengatur olahraga. Pada bagian “Wellness”, saya bisa mengatur kapan saya harus mulai berolahraga. Jadi begitu waktu olahraga sudah tiba, saya akan mendapatkan reminder untuk melakukan olahraga jogging ataupun berenang. Ini benar-benar sangat membantu saya, karena saya tidak perlu lagi kelupaan untuk melakukan olahraga. Badan saya menjadi sehat berkat Garda Mobile Medcare yang senantiasa mengingatkan saya untuk berolahraga.
Olahraga Tidak Akan Pernah Terlewatkan dengan Fitur "Wellness"

Aktivitas harian saya pun bisa tetap terjaga unsur kesehatannya dan track record-nya. Salah satunya adalah, aplikasi ini bisa mencatat sudah berapa gelas air putih yang saya minum hari ini. Karena sebagaimana yang kita ketahui bahwa dalam sehari disarankan untuk minum air putih setidaknya 2 liter/hari, atau 8 gelas/hari. Dengan aplikasi ini, saya jadi bisa mengetahui sudah berapa banyak air yang saya minum hari ini. Benar-benar membantu sekali untuk menjaga diri saya tetap terhidrasi dengan baik.

Keunggulan lainnya adalah di saat ada teman atau saudara saya yang sedang mengalami gangguan kesehatan seperti mendadak deman, pusing, pingsan atau lainnya. Saya pasti akan segera membawanya ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pengobatan. Masalahnya adalah ketika hal seperti ini terjadi saat saya berada di daerah yang tidak saya kenal, tentu hal ini akan menyulitkan saya untuk mencari rumah sakit yang terdekat. Untungnya aplikasi #medcare ini menyediakan fitur khusus dan penting yang saya butuhkan saat situasi seperti ini terjadi. Cukup dengan mengklik tab "Near Me" dan dilanjutkan dengan klik "Hospitals" aplikasi hebat ini akan menyuguhkan berbagai daftar rumah sakit terdekat yang bisa saya datangi. Tidak hanya itu, untuk lebih memudahkan perjalanan saya ke rumah sakit terdekat, aplikasi ini juga mampu menunjukkan peta lokasi rumah sakit secara real time dengan rute tempuhnya. Ini benar-benar penting sekali untuk saya, apabila saya menghadapi situasi gawat darurat yang mengharuskan saya sampai di rumah sakit secepat mungkin.
Mudahnya Mencari Rumah Sakit Terdekat di Aplikasi Medcare

Tidak hanya rumah sakit saja, aplikasi ini juga bisa memberikan daftar lengkap Laboratorium, apotek, Fitnes Center hingga optik yang terdekat dari tempat saya berada. Jelas sekali bahwa aplikasi yang bisa didapatkan secara gratis di website Asuransi Astra ini memang dirancang untuk memudahkan saya dalam menjaga diri saya tetap sehat, serta memudahkan saya mencari lokasi-lokasi perawatan yang saya butuhkan.

Salah satu kelebihan utama lainnya dari aplikasi #medcare ini adalah “Garda Medika”. Fitur ini membuat saya menjadi sangat tertarik menggunakan Garda Medika. Kenapa? Karena dengan adanya fitur ini, saya bisa mengetahui history dari claim yang sudah saya lakukan. Tidak hanya itu, saya juga bisa menikmati berbagai benefit lain sebagai peserta asuransi. Ditambah dengan adanya fitur "Call Garda Akses" yang membuat saya dengan mudah menghubungi garda askes untuk koordinasi soal pelayanan kesehatan saya.

Intinya, sejak saya menggunakan aplikasi Garda Mobile Medcare ini, saya merasakan manfaat yang sangat hebat. Mulai dari kesehatan saya yang terus terjaga, kemudahan saya dalam mencari tempat/fasilitas kesehatan, hingga kemudahan saya dalam menghubungi Garda Akses dan mengetahui claim transaksi. Semua ini bisa saya nikmati langsung dari ponsel atau tablet saya. Benar-benar praktis dan efisien. Terima Kasih Garda Mobile Medcare, terima kasih Asuransi Astra.

#GardaMobile #Medcare #GardaMedika #AsuransiAstra


regards,

May 27, 2016

Belanja Online


Pic : pandasecurity.com/mediacenter/src/uploads/2015/11/shopping-online.jpg

Sekarang yang namanya belanja udah gak perlu lagi deh repot-repot ke luar rumah. Soalnya udah banyak banget online shop yang bertebaran seperti jamur di musim hujan. Gimana enggak, setiap saya browsing, pasti bermunculan berbagai iklan online shop yang menghipnotis kita untuk belanja. Apalagi dengan berbagai tawaran harga yang luar biasa murah, sehingga godaan untuk belanja semakin besar.

Nggak heran deh, kalo sekarang banyak orang yang gemar belanja lewat handphone ataupun komputer mereka. Seperti yang saya suka lakukan sekarang, belanja online dari laptop. Abis gimana ya, simple sih! Saya nggak perlu ke luar rumah, nggak perlu macet-macetan, nggak perlu pusing keliling mal untuk mencari barang yang saya inginkan. Tinggal beli aja secara online, abis itu saya tinggal tunggu barengnya dianter ke rumah.

Apalagi menjelang momen puasa. Beuuuh, pasti orang akan banyak belanja ini itu untuk kebutuhan puasa dan lebarannya, dan situs belanja online menjadi tempat yang paling diburu untuk mendapatkan berbagai barang pilihan. Saya salah satu dari antara mereka. Hmmmm, hari ini mau belanja online apa ya?

 

regards,